Artikel ini berisi Informasi Tentang Pencegahan serta Pengendalian tanah & Pencemaran lingkungan.

Bagaimana Pencegahan serta Pengendalian tanah dan Pencemaran lingkunggan.


Ada hubungan sensitif antara lingkungan dan ekosistem yang berada dalam satu lingkungan tersebut. Apa pun yang mengganggu keseimbangan alam dapat mengakibatkan bencana yang mungkin bisa berlangsung selama bertahun-tahun. Salah satu penyebab utama dari permasalahan di lingkungan adalah pencemaran tanah dan lahan. Tindakan pertama untuk mencegah pencemaran bisa kita mulai dari tempat dimana kita tinggal hal tersebut merupakan solusi terbaik; Namun, jika suatu daerah sudah tercemar, daerah yang rusak harus dibersihkan atau dipulihkan sehingga tanah dapat sekali lagi bisa digunakan oleh tanaman, serangga dan hewan.


Pencemaran pertambangan


Operasi dari industri penambangan besar, terutama ketika melakukan land cleaning, dapat menciptakan masalah besar ketika pekerja menghilangkan tanah asal dan meninggalkan tumpukan besar tailing atau limbah di tanah. Proses ini menyebabkan pencemaran ketika asam yang digunakan untuk pencucian bahan dari bijih merembes ke bawah melalui tanah atau terkumpul di kolam pengendapan. Jika tidak dirawat, pencemaran ini bisa bertahan selama bertahun-tahun dan mencemari seluruh area sekitarnya, tetapi daerah pertambangan yang ditinggalkan dapat dikembalikan dengan membersihkan limbah beracun (berbahaya) dan mengganti tanah lapisan atas dan vegetasi yang hilang.


Pencemaran Kimia


Bahan kimia seperti pestisida atau herbisida bisa masuk ke tanah ketika digunakan secara berlebihan atau terbawa ke ladang atau sungai di sekitarnya. Polusi dari bahan kimia ini bisa dicegah atau diminimalkan dengan mengikuti instruksi penerapan standar good manufacturing practice. Bahan kimia lainnya, termasuk cat, pelumas, minyak dan bensin, juga dapat menyebabkan pencemaran tanah dan lahan. Bensin bisa bocor keluar dari tangki penyimpanan yang ada dibawah tanah dan mencemari tanah. Untuk mencegah korosi pada tangki penyimpanan bawah tanah, teknik yang sering digunakan dikenal sebagai proteksi katodik (cathodic protection). Tangki penyimpanan memiliki struktur ionik positif disebut katoda; anoda logam, struktur negatif ion, yang melekat pada tangki sehingga akan menimbulkan korosi dari muatan listrik korosif (electrical charges) dalam tanah, bukan dalam tangki.


Penimbunan Illegal


Pencemaran tanah bisa juga disebabkan oleh pembuangan ilegal dari bahan berbahaya atau beracun seperti merkuri, suku cadang kendaraan bermotor yang mengandung minyak atau pelumas dan bahkan kayu yang sudah diawetkan dengan bahan seperti kreosot atau pentoksida arsenik. Untuk mencegah jenis pencemaran ini, benda-benda tersebut harus dibuang dengan benar dan tidak ditempatkan di tempat pembuangan sampah atau dibuang secara ilegal. Tetapi pada tempat yang telah disetujui atau ditetapkan oleh pemerintah.


Metode Pencegahan Lainnya


Untuk mencegah pencemaran lahan dan tanah, bahan kimia rumah tangga seperti pembersih dan oli motor perlu didaur ulang di lokasi yang telah disetujui. Untuk mengurangi kebutuhan pestisida atau herbisida, metode alami sebagai alternatif lain dapat digunakan. Untuk mengusir siput atau keong, cobalah menyebarkan kawat atau lembaran tembaga di sekitar rumah maupun pabrik; logam akan bereaksi dengan lendir dari siput atau keong dan memberikan kejutan ringan. Gunakan serangga predator seperti belalang sembah atau kepik ketimbang menggunakan semprotan kimia.


Sejarah


Pencemaran lahan dan tanah bukanlah masalah baru. Sejak zaman primitif, manusia telah meninggalkan limbah atau sampah tergeletak di sekitar mereka tinggal. Orang kuno membuang sisa makanan dan alat pembuatan makanan di tumpukan sampah. Pencemaran lahan dan tanah yang paling signifikan dimulai pada awal abad 20, ketika pabrik dan pabrik pengolahan menciptakan racun seperti PCB, biphenyls polycholorinate dan pestisida yang berbahaya seperti DDT, atau dichlorodiphenyl trikloroetana. Penimbunan dan pembuangan bahan kimia ini menyebabkan pencemaran lingkungan di seluruh planet ini; DDT membuat kulit telur pelican terlalu tipis, yang menyebabkan telurnya mudah pecah dan memberikan kontribusi terhadap kepunahan beberapa pelikan '; tumpahan pestisida terkontaminasi diseluruh lingkungan. Selama beberapa tahun setelah itu barulah aturan hukum dikeluarkan untuk mengatur polutan diberbagai negara.

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan Anda selalu dihargai, tapi jangan :
1.) SP4M!
2.) H4TERS!
3.) PROMO!
4.) OUT TOPIC
5.) NOT P0RN0GRAPHY!
Disini tidak ada Link atau Url Aktif / Hidup! apabila tidak sesuai akan dianggap sampah dan dimasukkan ke filter spаm. Jadi mohon kerja samanya.