Klasifikasi Minyak BumiMinyak bumi (bahasa Inggris: petroleum, dari bahasa Latin petrus – karang dan oleum – minyak), dijuluki juga sebagai emas hitam, adalah cairan kental, berwarna coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak bumi. Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon, sebagian besar seri alkana, tetapi bervariasi dalam tampilan, komposisi, dan kemurniannya.


Penggolongan atau Klasifikasi Minyak Bumi


Selama beberapa dekade, hingga sekarang industri perminyakan atau minyak mentah telah mengklasifikasikan minyak mentah berdasarkan lokasi dari mana itu diekstraksi. Dengan kata lain pengklasifikasian minyak mentah berdasarkan lokasi geografis dimana minyak tersebut diproduksi (misalnya West Texas Intermediate, Brent, atau Oman), Gravitasi API (sebuah ukuran pada industri minyak mentah untuk mengklasifikasi minyak berdasarkan massa jenisnya) dan berbagai komponen non-hidrokarbon (terutama sulfur), kemudian ditambahkan ke penetapan geografisnya. Minyak bumi digolongkan ringan apabila massa jenisnya kecil dan berat apabila massa jenisnya besar. Minyak bumi juga digolongkan sweet apabila kandungan sulfurnya sedikit dan digolongkan asam apabila kandungan sulfurnya tinggi.

Hasil akhir dari semua klasifikasi ini membantu menentukan harga satu barel minyak mentah tertentu serta ada berapa banyak persediaan minyak untuk permintaan dari pasar.

Berdasarkan American Petroleum Gravity (API) gravitasi dan viskositas. Sifat dapat bervariasi dalam hal proporsi unsur hidrokarbon, kandungan sulfur dll seperti yang diekstrak dari lokasi geografis yang berbeda di seluruh dunia.
  • Minyak mentah ringan didefinisikan sebagai memiliki gravitasi API lebih tinggi dari 31,1 ° API
  • Minyak menengah didefinisikan sebagai memiliki gravitasi API antara 22,3 ° API dan 31,1 ° API
  • Minyak berat didefinisikan sebagai memiliki gravitasi API di bawah 22,3 ° API.

Salah satu Klasifikasi terbesar dan utama minyak mentah ialah Brent Blend, yang ditemukan di Laut Utara. Dengan gravitasi API dari 38,3 derajat dan 0,37% sulfur, perpaduan minyak mentah ini berasal dari berbagai 15 bidang minyak di Laut Utara.

West Texas Intermediate (WTI) atau dikenal sebagai Texas Light Sweet, OPEC Reference Basket (ORB) dan referensinya Dubai Crude. Deposito untuk WTI ditemukan di Texas dan Meksiko sedangkan untuk minyak ORB bersumber dari Bonny Light (Nigeria), Arab light (Saudi Arabia), Basra light (Irak), Sahara blend (Algeria) dan Minas (Indonesia). Meskipun, perpaduan Brent dinilai sebagai minyak mentah ringan, namun tidak ringan seperti WTI.

Blend Export Rusia, patokan minyak mentah Rusia, merupakan campuran dari beberapa grade mentah yang digunakan di dalam negeri atau dikirim untuk ekspor. Blend Export Rusia adalah media, untuk minyak mentah asam dengan gravitasi API sekitar 32 dan kandungan sulfur sekitar 1,2%. Harga spot yang dilaporkan di Augusta, Italia, dan Rotterdam, Belanda, yang bertindak sebagai dua titik pengiriman utama.


A. Klasifikasi Minyak Bumi Berdasarkan Kadar Sulfur


Minyak bumi selalu mengandung sulfur dengan jumlah yang kecil sampai relatip tinggi.

Berdasarkan kadar sulfur, minyak bumi diklasifikasikan sebagai berikut :

Jenis Minyak Bumi
Sulfur  % WT
Non Sulfuris
Sulfur Rendah
Sulfuris
Sulfur Tinggi
0,001  -  0,3   %
0,1   -   1 %
2   -   3
>  3


B. Klasifikasi Minyak Bumi Berdasarkan Specific Gravity


Specific gravity merupakan sifat utama minyak bumi. Besar specific gravity yang berdasarkan harga ºAPI.

Minyak bumi dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

Klasifikasi
ºAPI
Minyak Ringan
(Light Gravity
Minyak Sedang
(Intermediate Gravity)
Minyak Berat
(Heavy Gravity)
±   40  -  50
±   15  -  40
±   9  -  15

Makin kecil harga specific gravity berarti makin besar ºAPI, minyak banyak mengandung bensin. Makin besar berarti ºAPI makin kecil minyak banyak mengandung wax atau residu aspal, atau fraksi berat makin besar.


C. Klasifikasi Minyak Bumi Berdasarkan Komposisi Hidrokarbon


Komposisi hydrocarbon akan menentukan besar harga specific gravity. Berdasarkan komposisi hydrocarbon, oleh Lane And Garton ( 1934 ) dari US Bureau of Mines dibuat klasifikasi minyak bumi secara umum berdasarkan specific gravity (SG 60 ºF / 60 ºF), klasifikasi ini dasarnya dari jenis fraksi ( 250 - 275 ºC ) pada tekanan 1 atm dan fraksi ( 275 - 300 ºC ) pada tekanan 400 mm Hg.

Klasifikasi berdasarkan komposisi tersebut adalah :

No.
Klasifikasi
Fraksi I

( 250 - 275 ºC )
Fraksi II

( 275 - 300 ºC )
60 ºF
Sg
60 ºF
º API
60 ºF
Sg
60 ºF
º API
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
Paraffin-paraffin
Paraffin Intermediate
Intermediate Paraffin
Intermediate
Intermediate Naftenic
Naftenic Intermediate
Napthenic-napthenic
Paraffin-napthenic
Napthenic paraffinic
< 0.825
< 0.825
0.835 - 0.860
0.825 - 0.860
0.825 - 0.860
< 0.860
< 0.860
< 0.825
< 0.860
> 40
> 40
33 - 40
33 - 40
33 - 40
33 <
33 <
> 40
33 <
< 0.876
0.876 - 0.934
< 0.876
0.876 - 0.934
30.934
0.876 - 0.934
< 0.934
< 0.934
< 0.876
> 30
20 - 30
> 30
20 - 30
20 <
20 - 30
20 <
20 <
30 <

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan Anda selalu dihargai, tapi jangan :
1.) SP4M!
2.) H4TERS!
3.) PROMO!
4.) OUT TOPIC
5.) NOT P0RN0GRAPHY!
Disini tidak ada Link atau Url Aktif / Hidup! apabila tidak sesuai akan dianggap sampah dan dimasukkan ke filter spаm. Jadi mohon kerja samanya.